Rabu, 30 Oktober 2013

Kenangan

Ya allah..
Sungguh aku ingin semuanya bahagia, terutama dia..
Semoga ia bahagia selalu…
Meski ia tak tahu akan perasaan ini, tapi Engkau tahu ya allah..
Terimakasih atas cinta-Mu ya Allah..
Tanpa se-ijin-Mu aku tak akan pernah bisa mencintainya..
Sesungguhnya Engkaulah yang memiliki segalanya, termasuk perasaan kasih dan cinta..
Engkau bisa dengan mudahnya membuang perasaan cinta ini untuknya, tetapi Engkau belum membuangnya dari hati hamba..
Semoga aku bisa ikhlas..
Amin ya Rabb..

Doa Untuk Kekasih

Terimakasih untuk saat-saat indah yang boleh kami nikmati bersama.
Terimakasih untuk setiap pertemuan yang boleh kami lalui bersama.
Terimakasih untuk setiap saat-saat yang lalu.
Saya datang bersujud dihadapan-Mu,
Sucikan hati saya yaa Allah, sehingga dapat melaksanakan kehendak dan rencana-Mu dalam hidup saya.
Yaa Allah, jika saya bukan pemilik tulang rusuknya,
janganlah biarkan saya merindukan kehadirannya.
Janganlah biarkan saya melabuhkan hati saya di hatinya.
Kikislah pesonanya dari pelupuk mata saya
dan usirlah dia dari relung hati saya.
Gantilah damba kerinduan dan cinta yang bersemayam di dada ini dengan kasih dari dan pada-Mu yang tulus dan murni.
Tolonglah saya agar dapat mengasihinya sebagai sahabat.
Tetapi jika Kau ciptakan dia untuk saya, yaa Allah,
tolong satukan hati kami.
Bantulah saya untuk mencintai, mengerti dan menerima dia seutuhnya.
Berikan saya kesabaran, ketekunan, dan kesungguhan untuk memenangkan hatinya.
Urapilah dia agar dia juga mencintai, mengerti dan mau menerima saya
dengan segala kelebihan dan kekurangan saya sebagaimana saya telah Kau ciptakan.
Yakinkanlah dia bahwa saya sungguh-sungguh mencintai dan rela membagi suka dan duka saya dengan dia.
Yaa Allah Maha Pengasih, dengarlah doa saya ini.
Lepaskanlah saya dari keraguan ini menurut kasih dan kehendak-Mu.
Allah Yang Maha Kekal, saya tahu Engkau senantiasa memberikan yang terbaik buat saya.
Luka dan keraguan yang saya alami pasti ada hikmahnya.
Pergumulan ini mengajar saya untuk hidup makin dekat pada-Mu, untuk lebih peka terhadap suara-Mu
yang membimbing saya menuju terang-Mu.
Ajarlah saya untuk tetap setia dan sabar menanti tibanya waktu yang telah Engkau tentukan.
Jadilah kehendak-Mu dan bukan kehendak saya yang jadi dalam setiap bagian hidup saya, yaa Allah.
Amin....

And I Hope !

Cinta  yang kuberikan kini telah sia-sia, Hanya untuk kamu semuanya akan kulakukan, tapi kau sia-siakan semua yang kuberikan.. Jujur hanya dirimu selalu didalam hatiku dan ku percayakan agar cinta darimu selalu untukku, tapi semua itu kau sia-siakan begitu saja. Sudahilah semua sampai disini perpisahan kita untuk selamanya tetapi hatiku masih ada kamu untuk selalu bersama denganku.. Mungkin sekarang kau telah melupakanku dan mungkin sekarang kau bahagia disana bersamanya, tetapi disini ku merindukanmu... "But here i miss you and i hope you come back again"

Saya Rindu Apa Engkau Tahu?

Aku rindu. Apa engkau tahu?
Dari semalam mataku tak mampu juga tertutup. Kepalaku serasa ingin pecah. Namamu menderai memenuhi selaksa selaput korteksku. Aku hapalkan namamu agar aku reda, agar terlelap aku lantas memimpikan kamu. Namun tidur semalam tak pernah ingin bersahabat. Dia menjadi penentangku setentang-tentangnya: dia ingin aku hafal soal kamu.
Aku berontak. Aku luluhkan seluruh saraf yang berjejal di sekujur kulit ototku. Aku memaku napas-napas berlahan, dari perut dia aku masukkan lantas melalui mulut aku buang. Mataku terpejam, tegak punggung dengan posisi bersila. Namamu, aku sebut pelan-pelan di atas bayang. Namamu yang tak kunjung usai, tak pernah mati, nan abadi.
Bolehlah jadi aku terus bertahan, namun sampai berapa lama? Sesak di dada, tak ingin aku, kamu, kita usai. Aku tak pernah ingin ada pisah di antara kita. Karenanya aku abadikan bungkam agar engkau tak tahu, agar engkau tak mengerti, agar engkau hafal tentangku.
Beribu-ribu rindu menjalar tegas diantara nadi. Namamu mengalir setiap hentakan napas yang tak bersuara. Irama-irama pekikan: namamu tak juga kunjung usai.
Aku cinta. Engkau harus tahu!
Namun aku tak berani ucap. Aku bukanlah pria yang pantas. Derajatmu terlalu tinggi bagiku. Apalah aku? Cuma manusia, sedang engkau adalah bidadari.
Aku lelah, namun tak akan pernah menyerah. Walau engkau buang aku jauh dari hadapanmu. Walau engkau gerus aku dari celah hidupmu. Aku belum menyerah. Cinta menafikan aku untuk itu. Pahamilah.
Tak mengapa hatiku pecah terburai tak lagi kenal arah. Tak mengapa bila aku bukanlah pria yang pantas. Namun jangan engkau ajari aku untuk mengingkari hati ini, bahwa dia memiliki rasa yang begitu bersemangat untuk mencitaimu.
Jangan hakimi aku untuk rasa yang aku pun tidak paham darimana dia berasal. Apakah dari hasil pembicaraan-pembicaraan kita? Ataukah hasil dari diskusi-diskusi sekena yang tak berujung pangkal. Ataukah dari suara-suara yang saling terikat di udara. Aku tak paham dari mana dia mengambil langkah lantas kemudian tiba-tiba ada yang tak kutahu darimana dia berlari entah dari berbagai arah.
Aku rindu kepadamu. Apa engkau tahu?
Aku mencintaimu dengan buta. Tak pernah kutatap wajahmu seperti apa. Aku cuma tahu hati ini akan bergetar jika namamu tersebut. Aku cuma tahu bahwa dia tidak juga hafal melantun dalam doa-doaku. Namamu mengalir seperti aliran darah yang mengalir mengisi hidupku.
Menahan rindu, namun tak pernah kunjung usai. Terus menderai, tak jua dia mereda.... (Rendy)

Bukan Saya Tapi Dia

Saat kejadian itu menimpamu, tak kuasa ku menahan cemas, hilangnya kabar mu, makin ku terpikirkan olehmu .Maaf aku saat itu
tak bisa disampingmu
tak ada didekatmu
tak lagi ku ada untukmu

semua telah beda
dirimu yang buatku berbeda
sikapmu sebab ini semua,,
tak mungkin mau ku mendustakan kata

keputusanmu buat ku sakit...
kata-katamu menganggap ku tak ada
boneka dan bunga tak buatku yakinimu
bukan aku yang ada dihatimu
tapi dia ..

pertemuan itu …
matamu seakan berkata
tatapanmu seolah penuh arti
lantas ku alihkan pandanganku
harus ku angkat kaki dari suasana ini
tak mau kesalahan itu terulang kembali

terlanjur ku menahan luka
sakit yang tak berujung
sungguh tak ku kira
begitu bodohnya dirimu
tak sadar akan hati yang tulus padamu

semua tlah terjadi
tak usah kau kenang lagi
rasa itu tlah pergi
dan takkan lagi kembali

silahkan kau bermain
puaskan hatimu menunggunya
tuliskan nama itu di hatimu
aku tak peduli .
sungguh ku tak peduli
kau hanya buatku sakit hati

cukup itu .
tak mau ku terpaku
harapan ku satu
aku bisa tanpamu

jalanku masih panjang
mustahil ku terus bersamamu
ini hanya pendewasaan ku dari-Nya
yaa.. aku sadar itu

aku patut tersenyum
aku berhak bebas dari rasa itu
aku perlu kenyamanan
masih banyak yang peduli padaku
masih ada yang sayang padaku
tanpa disadari,
masih ada yang ingin lihat ku tersenyum

tak ada alasan lagi ku bertahan denganmu
sudahlah kau pergi
bukan ku benci
tapi ku menahan hati
tak usah kau minta kembali
sebab ku terlanjur sakit hati

maaf mu kudengar
ucapanmu mengenang
tatapanmu begitu membekas

,,,,,

jalan hidup kita berbeda
masa lalu begitu berperan
tak bisa dipaksakan

sudahlah ..
lakukan saja apa yang kau mau seperti dulu
aku pun begitu
meski hati tak lagi satu
ku yakin masih ada aku yang lain untukmu
hadiahi hatimu tuk dia yang menunggumu
tapi bukan aku .
Bukan aku …

REVIEW JURNAL SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DAN PENGINDERAAN JARAK JAUH DALAM BIDANG BUDIDAYA PERAIRAN

REVIEW JURNAL SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DAN PENGINDERAAN JARAK JAUH DALAM BIDANG BUDIDAYA PERAIRAN   T...